Rabu, 30 April 2014

Sukses Instant Bukan Jawaban Kamu


Profil Winarto Estillo Tahu Kress


Winarto Estillo lahir di Trenggalek, 30 tahun silam, mengenyam pendidikan terakhir di STM Kartanegara, Kediri. Dia pernah berkuliah di Universitas Hang Tuah Surabaya namun berhenti di tengah jalan. Dia sebenarnya cukup menyelesaikan 4 mata kuliah lagi untuk menyandang gelar sarjana teknik perkapalan. Satu kata yang membuatnya nekat berhenti yaitu "bisnis". Erwin, begitu sapaan akrabnya, ingin memulai bisnis sendiri dan sudah tak bisa terbendung lagi.

Sejak STM memang Erwin sudah hidup mandiri dengan membiayai sekolahnya sendiri. Ia menyebut usaha yang dijalankan sebagai hobi. Ia, kala itu, memang hobi dan suka berjualan beragam aksesoris dan hiasan dinding rumah. Selanjutnya ia melanjukan pendidikan di Han Tuah jurusan Desain Teknik Perkapalan. Dari sini, ia sudah sering mendapatkan proyek kecil- kecilan dari PT. PAL Indonesia. Erwin dikenal akan keahlian membuat desain kapal dengan 3D AutoCad.

Hal lain yang menjadi modal yaitu kemapuan berhitung, terutama soal kalkulus. Dimulai dari usaha inilah ada suatu titik dimana ia menginginkan bisnis sendiri. Karena mendapatkan banyak pengalaman dari proyek- proyek kecil itu, Erwin, lama kelamaan timbul jiwa kewirausahaan itu. Jika orang lain bangga atau senang akan pekerjaan itu, tidak untuk dia. Karena alasan tertentu ia merasa tak senang atau bangga akan hasilnya. Dari pekerjaan yang dikerjakan justru membuat Erwin sakit gara- gara tekanan pekerjaan.

Dari sebuah tekanan jadilah perasaan ingin mandiri lagi.

Keluar dari kampus, ia mencari pekerjaan yang dianggapnya lebih "mandiri". Dan, ia lalu bergabung dengan perusahaan MLM NASA dari Yogyakarta. Memang kemandirian itu didapatkan, menghasilkan penghasilan bersih 10 juta dari perusahaan. Bahkan erwin di tahun 2005 sukses mendirikan perusahaan sendiri bernama PT. CITRA KAYA bersama 4 orang untuk menggarap pasar agrobisnis. Dalam perjalananya perusahaan yang baru setahun berdiri tersebut pailit (merugi) dan pada akhirnya di tutup.

Habis bangkrut


Erwin masih punya modal. Sisa uang modal itulah bisnis baru muncul dari tangan dinginya.

Dia menjadi distributor rokok salah satu produksi pabrik di Malang. Dan, setengah tahun kemudian tak berhasil. Sejak itu, ia harus menjual aset miliknya termasuk mobil dan rumah. Empat bulan lamannya Erwin hanya berkutat di kos saja. Ia kembali jatuh untuk kesekian kali tak tau harus berbuat apa. Ia sempat jadi gagab (tidak lancar) dalam berbicara, apalagi untuk memberi motivasi seperti di saat menjadi pembicara (sebagai leader multilevel perusahaan NASA).

Pada saat tulisan ini ditulis… "Saya tidak pernah mengatakan hal ini adalah kegagalan, saya tidak suka dengan kata kata Gagal".. cerita Erwin dengan semangat. Ia menambahkan, "Walau saat itu saya tidak punya aset usaha apa apa, tapi saya adalah seorang Pengusaha, saya punya mimpi.. silahkan baca vibrasi saya yang saya tulis di artikel,, saya punya impian 2011 membangun rumah di atas lahan 1 ha dengan luas bangunan 1000 m2 (Erwin sambil menunjukkan buku artikel yang sempat di tulis pada halaman terakhir, yang Erwin buat tahun 2006)."

Syukurlah, kala itu pada saat kos, ia mendapatkan bantuan cuma- cuma dari general manager (Gunawan Budiharjo)  PT. Natural Nusantara (NASA)/Jogjakarta sebesar 15 Juta. Di saat itulah Erwin langsung terjun ke dalam usaha baru. Usahanya yaitu membuat 4 gerobak untuk berjualan Singkong goreng atau Erwin sebut UmbiStik, sebelum rencana mau di kembangkan secara Waralaba, Omzet UmbiStik tidak pernah memenuhi target. Keinginanya, cita- citanya untuk menjadikan waralaba tinggal angan angan.

Keteguhan serta semangat membuatnya tetap berpegang teguh keinginan untuk menjadi seorang pengusaha, Erwin akhirnya di suatu hari menemukan produk suksesnya, yaitu produk camilan bernama TahuKreess. Hasilnya, produk Tahu Kress itu sangat disukai masyarakat dan omzet penjualan malah melebihi perkiraan. berawal dari 1 unit outlet akhirnya berkembang terus, saat ini sudah memiliki outlet lebih dari 750 unit. Bahkan sampai sekarang permintaan calon mitra untuk menjadi mitra waralabanya terus berkembang.

Tidak hanya Tahu Kress ternyata yang meraup untung. Dilain hari, ia menemukan kesuksesan melalui cara yang sama yaitu waralaba. Berkat kerja keras semengat belajarnya membawa hasil. Erwin mampu melihat peluang lebih dalam dan sukses mendirikan berbagai waralaba. Salah satunya adalah Rujak Es Krim dengan keunikan bumbu yang menjadi ciri khas nya.

Selain mempunyai beberapa waralaba, Erwin juga bekerja di CV. Indo Nusantara. Pekerjaannya masih satu hubungan dengan bakatnya, waralaba. Berikut jabatan yang disandang seorang Winarto Estillo:

1. Job Dis Erwin di perusahaan CV. Indo Nusantara
2. Konseptor pola manajemen waralaba yang berada di naungan CV. Indo Nusantara
3. Perancang bisnis untuk CV. Indo Nusantara
4. Motivator Tim CV. Indo Nusantara
5. Desainer pemasaran dan produk untuk CV. Indo Nusantara

Lalu, selain aktivitasnya di perusahaan CV. Indo Nusantara, Erwin juga memiliki aktifitas lain segudang diluar pekerjaan kantorannya (yang saat ini juga dikerjakan), adalah :

1. Mempunyai 2 lembaga keuangan mikro
2. Di akui salah satu perusahaan Multilevel, bahwa erwin adalah Master Seller dengan jenjang Emerald Manager
3. Pemilik bisnis internet marketer
4. Pemilik bisnis toko online, yang menjajakan produk perawatan tubuh, produk kesehatan, serta alat alat produksi
5. Pemilik Event Organiser di bidang pengetahuan ilmu bisnis

Itu adalah sekelumit kisah sukses pengusaha Erwin dalam menapaki perjuangan menggapai cita- citanya. Ternyata cita- cita menjadi pengusaha sukses itu ada nyatanya. Meski begitu jalan itu terjal dan harus dari nol untuk memulainya. Pengusaha yang sukses, pengusaha berduit, pengusaha derwaman, adalaha pengusaha yang selalu menghargai siapapun yang berada di depannya dan menghargai semua orang yang dia temui, siapapun. Semoga bisa bermanfaat bagi anda.

Website: Waralabatahukress.com

Artikel Terbaru Kami