Kamis, 10 April 2014

Es Kimo Es Ketan Hitam Diwaralabakan


Es bukan hanya sekedar penghilang dahaga, tapi sudah seperti gaya hidup. Dari warung- warung kecil, atau kafe- kafe di mal besar menjajakan aneka olahan es. Peluang bisnisnya pun masih berkibar tak kunjung reda. Berbagai inovasi telah dihadirkan para wirausahawan salah satuny Es Kimo. Hari Maulana, pemilik merek dagang Es Kimo, berasal dari Purwokerto menjajal bisnis kuliner bertema waralaba. Es Kimo sendiri secara garis besar ialah campuran minuman dingin ketan hitam.

Ada beberapa varian rasa untuk Es Kimo milik Hari. Diantaranya rasa original yaitu ketan hitam yang manis berpadu teburan es sebagai toping, ditambah baluran susu kental manis putih atau coklat. Hari membrandol es miliknya seharga Rp.5.000 hingga Rp.7.000 per- cup. Bisnis yang telah berdiri sejak 2010 ini telah siap menawarkan sistem kemitraan atau waralaba. Kini, Es Kimo telah memiliki tiga gerai yang tersebar di Solo dan Surabaya.

Dengan rinciannya, "Satu milik mitra yang ada di Solo, dan sisanya milik mitra yang ada di Surabaya," kata Hari.

Hari menawarkan paket investasi untuk bisnis Es Kimo senilai Rp.7,5 juta. Investasi sebesar itu punya rincian bahwa mitra akan mendapatkan perlengkapan sangat lengkap ditambah pelatihan. Mitra atau pewaralaba akan mendapatkan booth, tempat es, peralatan lengkap, alat promosi seperti banner dan spanduk. Hari sih mengklaim belum ada peluang bisnis semacam ini. Peluang bisnis minuman berbahan dasar ketan hitam yang seperti Es Kimo berbeda.

"Paling tidak yang memiliki rasa seperti ini jarang," ujarnya lagi. Es berasa ketan hitam ini selain sedap, segar, juga sehat. Es Kimo bisa dinikmati berbagai kalangan dan umur. Hari menambahkan es -nya ini sehat untuk mereka yang masih anak- anak. Faktanya ketan hitam memang mengandung energi sebesar 356 kilokalori diamana protein 7 gram, dan zat besi 1 miligram. Selain itu di dalam beras ketan hitam juga terkandung vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C, lebih baik dari beras biasa.

Mengacu pada gerai miliknya sendiri, dalam sehari Es Kimo bisa menghabiskan sekitar 30 hingga 50 gelas. Hari berujar bahwa target penjualan maksimal akan ada bila gerai ditempatkan di tempat strategis seperti di sekitar sekolah atau minimarket. Hari memproyeksikan satu gerai bisa meraup omzet sekitar Rp 4,5 juta–Rp 6,3 juta setiap bulan .Setelah dipotong biaya sewa tempat, lalu membeli bahan baku, dan biaya operasional, mitra bisa mengantongi laba bersih sekitar 35%.

Ia berujar lagi bahwa modal balik untuk waralaba miliknya mencapai jangka waktu sekitar tiga hingga empat bulan. Hari tidak mengutip biaya royalti dari mitra. Namun mitra wajib membeli bahan baku seperti ketan hitam yang sudah menjadi es dari pusat. "Agar kualitas rasa terjaga," katanya. Tahun ini, Hari menargetkan sekitar 50 mitra yang bergabung dengannya. Dia sendiri optimistis bisnisnya akan terus tumbuh.

Info waralaba: waralabaeskimo.blogspot.com

Sumber: Kontan

Artikel Terbaru Kami