Senin, 03 Maret 2014

Murahnya Waralaba Ice Cream Goreng Polariz

Kisah Sukses Bisnis Es Krim Lokal


 
Kamu penyuka jajanan dingin satu ini?

Jajanan es krim memang sudah dikenal sejak lama. Es krim memang berasa segar, manis, dan menggoda dikala panas terik. Tapi, pernahkah kamu mendengar es krim digoreng? Kok bisa, jajanan dingin itu digoreng di minyak panas, terus seperti apa rasanya ketika dua sifat bertemu dalam satu wadah nanti. Inilah yang dibisniskan Susi, 36 tahun, mengatakan bagaimana  rahasianya es krim bisa digoreng. Dan, pastinya adalah bisa menghasilkan jutaan rupiah darinya

Ia mengatakan ice cream goreng memberikan sensasi berbeda. Ice cream goreng ini sengaja diciptakan untuk memberi variasi yang berbeda dari ice cream biasanya. Usahanya menyediakan berbagai rasa, ada 9 rasa tepatnya, mereka antara lain rasa coklat, durian, strawberry, vanila, neopolitan (coklat, vanila, cokelat), moka, dan Mr. Black (coklat dan biskuit oreo). Rasa- rasa tersebut benar- benar menggoda untuk dicoba dan banyak variasi. Pembeli cukup mengeluarkan uang Rp.9000 sudah bisa merasakan panas- dinginnya.

"Lapisan luarnya kita pakai tepung roti, di dalamnya es krim. Kita semua home industri dan dirancang khusus untuk es krim goreng jadi digoreng enggak cepat cair," kata Susi saat dijumpai detikFinance, seperti dikutip, Senin (18/2/2013).

Susi mengatakan dalam satu hari saja, ia bisa mengumpulkan omzet hingga Rp.500-600 ribu, atau sekitar Rp.15- 16 juta per- bulan. Saat ini, dia menyebut bisnisnya kini telah memiliki 20 outlate yang tersebar di Jabodetabek. Bisnis yang bernama Ice Cream Goreng' Polariz" ini, telah merambah Bandung dan Bogor. Jika dihitung dari satu tempat menghasilkan Rp.15 juta saja, berapa banyak omzet untuk 20 outlate.

Bagi anda yang tertarik waralabanya tergolong murah dan mudah. Kamu bisa bergabung dengan membayar cuma Rp.11 juta lengkap dengan grobaknya dan isinya. Keuntungan 100% milik pewaralaba jadi tak perlu gusar. Ada yang lain? Setelah investasi itu menjadi hak milik, tapi bukan atas merek. Anda tidak bisa buka satu outlate tampa membayar biaya lagi. Susi hanya mengambil untung dari penjualan bahan utama, itupun cuma 4 lusin.

"Setelah berinvestasi jadi hak milik selamanya. Selain dapat gerobaknya, kita juga kasih 4 lusin es krim dengan 4 rasa, bebas milih. Biasanya 4 lusin dari kita, 5 lusinnya belanja sendiri. Satu lusin harganya Rp 43.200, dijual Rp 7.000 satuannya," ujarnya.

Dalam pameran 'Pesta Wirausaha' yang diadakan oleh merka Komunitas Tangan Di Atas (TDA), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Susi telah menargetkan menggaet 20 mitra. "Target 3 hari kita bisa gandeng 20 mitra," kata Susi. Untuk sementar outlate nya telah menguasai seluruh Jakarta dan sekitarnya. Jadi bagi anda yang berminat untuk menghadirkan Ice Cream Goreng' Polariz silahkan hubungi dibawah ini:

Twitter: @mettapolariz
Blog dan website: icecreamgoreng-polaris.blogspot.com, icecreamgoreng.com

Artikel Terbaru Kami