Minggu, 15 Februari 2015

Budidaya Hamster Karena Hobi


Awalnya ketertarikan pengusaha satu ini datang dari sang istri. Kebetulan ketika itu istrinya membelikan hewan mungil ini beserta tempat bermainnya. Saat itu harga satu hamster masih dikisaran Rp.25.000, tak disangka dari satu hamster berubah satu lusin. Hamster memang termasuk binatang yang subur, sekali lahir bisa banyak. Jadilah Cheris kebingungan mau dikemanakan hamster- hamster tersebut. Beberapa hamster ia berikan kepada saudara dan teman- teman.

Dari sekedar hobi, jadilah ia membangun rumah hamster sendiri yang kemudian jadi sumber bisnisnya. Selain kepada saudara atau teman ia memberanikan diri menjual hamsternya di pedagang emperan. Namun karena permintaan meningkat jadilah ia berusaha sendiri. Dia mengembangkan bisnis dari Facebook melalui sistem pesan antar. Setelah berbisnis sekian lama di internet, Cheris kini memiliki gerai sendiri yang menjual berbagai keperlua hamster tidak hanya hamsternya.

Rumah Hamster sendiri memiliki gerai di Jl.Jupiter 7 no.85, Margahayu Raya yang menawarkan sejumlah jenis hamster berikut perlengkapannya. Menurutnya dalam bertenak hamster tidak hanya berbicara bisnis. Anda harus menyenangi binatang kecil mungil ini sebelumnya. Baginya jika hamster- hamster ini bisa membawa keuntungan kenapa tidak kita rawat dengan sebaik- baiknya. Selain membersihkan kandang, memberi makan bergizu, juga termasuk kesehatan fisik dan mental.

Perlu diketahui bahwa hamster lucu ini memiliki berbagai kerentanan secara fisik dan mental. Mereka rentan terhadap lingkungan dan makanan yang tidak mendukung. Sesuatu jika dilakukan dengan penuh cinta bisa jadi bisnis dikemudian hari. Seperti rasa cintanya pada hamster membuat pria bernama panjang Muhammad Charisma Maghribi kini menangguk untung. Dia tak setengah- setengah merawat bayi- bayi kecilnya. Dia belajar banyak tentang budidaya hamster.

Beternak hamster sebenarnya tak pernah terlintas dalam pikiran pria yang disapa Charis. Ternyata omzet hewan kecil ini bisa mencapai nilai Rp.4 juta- Rp.5 juta per- bulan. Bahkan, tahun 2011, omzetnya malah naik dua kali lipat sejalan pamor binatang kecil ini sebagai peliharaan.

Artikel Terbaru Kami