Kamis, 06 Maret 2014

Apakah VSI Penipuan Atau Piramid Scheme

Apa Benar Paytren Milik Ustad Yusuf Mansyur



Pyramid Scheme merupakan jenis bisnis berkelanjutan baik menawarkan uang ataupun jasa. Dalam hal ini, skema piramid juga bisa masuk golongan Ponzhi schemes; dimana tiap member baru akan dijanjikan uang dan penghasilan tambahan. Uang terkumpul dari korban baru atau member baru akan dibayarkan kepada korban sebelumnya agar ada legitimasi. Atau, jika dalam skema piramida, bagaimanapun, member sendiri selalu diinduksi buat merekrut member baru.

Bagaimana jika tidak ikut aturan? Member akan terjebak dalam susunan piramida dimana dia akan berhenti di satu titik atau tidk mendapatkan penghasilan apapun. Lebih lanjut melalui pembayaran komisi perekrutan, uang tersebut didistribusikan ke atas ke puncak piramida. Lebih khusus lagi, skema piramida -juga disebut sebagai bisnis franchise atau rantai rujukan pemasaran suatu produk atau investasi (dalam kesannya) nanti.

Setiap anggota mungkin dilabeli waralaba, reseller, atau apapun akan ditawari produk dijual atau dipasarkan. Namun, inti dari bisnis ini adalah janji bonus besar, tapi jika kamu sukses merekrut orang baru. Atau, bonus besar itu tak akan bisa terpenuhi tanpa syarat tertentu berlaku. Kenapa disebut skema piramida, ini juga merujuk pendiri atau penggagas ialah sang paraoh.

Orang paling menikmati limpahan harta paling banyak. Sementara para pekerja, atau member, akan bekerja dengan segala keringat dan darah.

Pekerja harus memastikan Piramida tetap kokoh bermodal member baru atau pekerja baru. Jika piramida runtuh, apakah paraoh mati? Tentu dia tidak akan ikut runtuh. Selain itu, tidak semua bisnis jenis MLM digolongkan penipuan tetapi kesamaan skema piramida menjadi pertanda. Inilah nilai kualitasnya, kamu akan mampu melihat kelemahan sistemnya nanti.

Pyramida scheme merupakan kelemahan sistem dari bisnis MLM. Dimana MLM asli lebih memfokuskan tercipatanya komunitas atau kelompok pemasaran. Produk dijual oleh MLM pun tergolong masih masuk akal atau bisa dijual umum.

Keuntungan nyata diperoleh oleh skema piramida ada, tapi bukan dari penjualan produk jadi titik tekan kenapa kamu mesti menghindari, keuntungan terbesar ada di "penjualan" distributor baru atau gampangnya merekrut member baru. Penekanan diri menjual sistem daripada produk asli mengarah ke titik pasokan member baru habis dan piramida runtuh selang beberapa waktu.

Di jantung setiap skema piramida biasanya representasi peserta baru akan menutup investasi awal mereka meyakinkan dua atau lebih member baru harus membuat investasi sama. Jadi jika kamu gagal jadi promotor, kamu akan mulai menggunakan cara apapun memberitahu calon peserta bahwa ini sistem, maka orang baru akan masuk menggantikan.

Beberapa peserta keluar pasti keluar karena gagal, sementara yang lain sukses dan menutup investasi awal mereka dan kemudian keluar. Apa bahayanya? Sistem ini pasti memakan korban. Dan, mereka paling menderita adalah mereka pendaftar paling terakhir.

Kasus VSI


Bisnis VSI sebenarnya sudah seperti jamur di musim hujan; mati satu tumbuh seribu. Tapi pertanyaanya apakah VSI itu sendiri? Produk dijualnya tak jelas, apakah pulsa? Kita tau berjualan pulsa untungnya mepet, jadi bagaimana dapat Ferari. Akan tetapi dalam skema piramid apapun bisa terjadi. Modalnya iming- iming ijin resmi membangun piramida, tentu saja akan bisa bertahan ribuan tahun.

Tapi pertanyaanya apakah kamu akan mendapatkan member baru.

Tepatnya cukupkah kamu hanya sebuah menjual aplikasi pembayaran (itupun kalo bisa terjual) seharga tinggi 250.000 atau hanya 4 juta, sementara diatas kamu bisa beli mobil bahkan pesawat terbang. Seperti diatas Piramida modal bisa saja menguntungkan. Namun kamu haruslah duduk di paling atas, mudahlah kamu harus memakan orang lain atau tidak sama sekali.

Kamu memastikan orang lain menderita di kaki kamu. Dari roda2blog, aplikasi pembayaran ini sangat mirip milik bisnis MandiriPay. Bedanya, MandiriPay memberi keuntungan setiap transaksi. Disisi lain, Veritra Pay atau Pay Tren, mereka menekankan uang registrasi setiap member baru.

Ini semakin jadi bau Piramid Scheme bukan? Apa kamu harus buat setiap orang bayar pakai Veritra Pay apakah sudah ada tempat resmi membolehkan kamu membayar pakai itu, atau kamu cuma harus merekrut member baru. Dari mana untung kamu itu berasal jadinya? Tentu bukan si Veritra Pay ini, jadi ini bukanlah produk, karena tidak menguntungkan.

Baca juga: vsi vs mandiripay, waspadai VSI bisa menjadi seperti kasus bowo jenggot.

Bukankah dalam islam bisnis itu menekankan kepercayaan, bukan soal untung atau rugi di pihak penjual. Bahkan Nabi Muhammad rela jika dia rugi karena produk yang dijualnya rusak dan merugikan. Dan, apakah halal bagi kita makan darah saudara kita sendiri?

Meski Ust. Yusuf Mansyur (kami tidak yakin benar- benar punya Ust. Yusuf Mansyur) akan menjanjikan menginfakan semua keuntungan tetap saja: memakan darah saudara kita tetap haram. Banyak member VSI getol berpromosi bahkan rela mengeluarkan kocek demi iklan di Internet; mereka begitu berdarah- darah. Pertanyaan menggelitik adalah apakah benar ini milik Ustad.Yusuf Manyur.

Sementara disisi lain, ada bisnis bernama PatunganUsaha.com lebih masuk akal. Patungan Usaha kami yakini benar adanya, karena berbasi koperasi serba usaha, dan usahanya diberitakan sudah miliaran. Inipun sudah keluar di media masa. Dan, mereka menawarkan untung biasa yang penting pahala dari kemandirian usaha. Jadi Ustad.

Yusuf Manysur itu faktanya memang pendiri bisnis Patungan Usaha (Kopersi Merah Putih) berupa koperasi, tapi bukanlah VSI yang perusahaan, kenapa dia harus membuat perusahaan? Pertanyaanya apakah Ust. Yusuf Mansyur seorang kapitalis bermodal VSI? Atau, lagi- lagi, cuma segelintir orang memanfaatkan nama baiknya.

Artikel Terbaru Kami