Jumat, 21 Maret 2014

15 Miliarder Pernah Hidup Miskin

Artikel Bisnis Miliarder miskin


Kekayaan bisa saja melahirkan kekayaan, tapi latar belakang bukanlah segalanya agar seseorang bisa jadi kaya. Seperti Mereka adalah yang terbaik di bidangnya masing- masing. Beberapa orang kaya di dunia ini sebenarnya bukanlah berasal dari keluarga berada atau kaya sama sekali. Mereka lah orang "kaya bakat" mendapatkan kekayaan.

Berikut ini 15 orang terkaya yang dulunya sangat miskin versi Business Insider. Modalnya tekat, ketabahan, dan juga sedikit keberuntungan tentunya. Pengusaha kaya yang dulunya miskin, sukses melewati berbagai tantangan -akhirnya sukses mendapat kekayaan.

1. Kenny Troutt, membayar sekolahnya sendiri dari berjualan asuransi


Jabatan: pendiri Excel Communication

Kekayaan: $1,7 miliar

Lahir sebagai anak seorang bartender, apa yang bisa dibayarkan oleh sang ayah tidak lah banyak. Dia bukan seorang anak pengeluh ketika masih kecilnya. Troutt bahkan bisa membiayai pendidikannya sendiri sampai kampus di Southern Illinois University, bermodal jualan asuransi. Dia mendapatkan kekayaan semuanya dari perusahaan miliknya sendiri yaitu perusahaan telephon, Excel Communications.

Perusahaan tersebut didirikan pada 1988 dan masuk bursa saham tahun 1996. Setelah dua tahun kemudian, Troutt memerger perusahaan milinya dengan Teleglobe senilai $.3,5 miliar. Kemudian malah memilih pensiun dari bisnis -menaruh (investasi) uangnya di pacuan kuda.

2. Howard Schultz, tumbuh di sebuah perumahaan sederhana untuk orang miskin


Jabatan: CEO Starbucks

Kekayaan: $2 miliar

Apa yang dimiliki dalam dirinya hanyalah mental pengusaha saja. Bukan berasal dari golongan anak orang kaya, Schultz melihat orang lain kaya raya, memiliki lebih banyak uang, dan keluarganya lebih bahagia. Dia disisi lain melihat merasakan rasanya "ingin seperti mereka" bahkan lebih lagi. Mental itu adalah pengusaha, dimana rasa ingin mencapai lebih daripada orang lain capai.

Schultz merasa harus bekerja keras agar melebihi segala sesuatu yang orang bilang mungkin; melakukan yang dibilang tidak mungkin.

Setelah memenangkan beasiswa sepak bola ke University of Northern Michigan. Schultz kemudian bekerja di perusahaan Xerox setelah lulus kuliah. Beberapa waktu kemudian, berbekal tekat ia membeli sebuah kafe bernama Starbucks, yang kala itu punya 60 gerai. Ia menjadi CEO sejak 1987 dan bisnisnya tumbuh hingga sekarang di angka 16.000 gerai.

3. Ken Langone, orang tua bekerja jadi tukang ledeng sampai pelayan kafetaria


Jabatan: pendiri Home Depot

Kakayaan: $2,1 miliar

Untuk membantu biaya sekolah Langone, kedua orang tuanya lantas mengerjakan pekerjaan- pekerjaan aneh. Mereka bahkan menghipotek rumahnya sebagai jaminan sekolah. Tahun 1968 -an, ia bekerja bersama Ross Perot sukses membuat satu perusahaan melaju ke bursa saham. Perusahaan bernama Electronic Data Systems (HP) tumbuh sangat cepat oleh keduanya.

Hanya berselang dua tahun, ia bersama Bernard Marcus mendirikan perusahaan bernama Home Depot. Dan, sekali lagi, perusahaan tersebut naik ke bursa saham Amerika di tahun 1981. Perusahaan ini dikenal sebagai penghasil berbagai peralatan dan perlengkapan rumah.

4. Oprah Winfrey, lahir miskin, jadi wartawan pertama keturunan Afrika- Amerika

Jabatan: pembawa acara dan produser acara televisi

Kekayaan: $2.9 miliar

Winfrey lahir dari keluarga miskin asal Mississippi. Berkat kerja keras dan ditambah bakat, dia akhirnya berhasil menjadi wartawan pertama Afrika- Amerika. Dia juga sukses mendapatkan beasiswa ke Tennessee State University. Tahun 1983,Winfrey hijrah ke Chicago mengikuti karirnya sebagai pembawa acara. Acara pertamanya bernama AM talk show yang sukses hingga sekarang bernama The Oprah Winfrey's Show.

5. Shahid Khan, seorang pengusaha yang rela dibayar $1,20 per- jam untuk setumpuk piring kotor

Jabatan: pemilik Flex-N-gate

Kekayaan: $3,8 miliar

Dia jadi salah satu orang terkaya di dunia. Tapi, sebelum hijrah dari Pakistan ke Amerika, ia rela bekerja keras sebagai pencuci piring di sebuah restoran. Khan bekerja sambil menjalankan kuliahnya di University of Illinois. Sekarang Khan dikenal sebagai pemilik perusahaan bernama Flex-N-Gate, NFL's Jacksonville Jaguars dan klub sepak bola di liga premier, Fulham.

6. Kirk Kerkorian, drop- out dari sekolah di sekolah menengah, bekerja sebagai petinju

Jabatan: pemilik resort dan hotel di Las vegas

Kekayaan: $3,9 miliar

Untuk membantu keuangan keluarga yang merupakan imigran, Kerkorian kecil telah bersiap untuk menjajal karir barunya. Dia sempat dikenal sebagai petinju berjuluk "Rifle Right Kerkorian," lalu berhenti dan masuk angkatan udara. Dari perang dunia ke dua, ia belajar bisnis penerbangan karena pengalamannya sebagai penerbang di Britain Air Force. Kini dia memilih berbisnis resort dan hotel dari kota teramai akan hiburan, di Las Vegas, Nevada.

7. John Paul DeJoria, pernah tinggal di panti asuhan bahkan tinggal di mobil

Jabatan: penemu dan pendiri John Paul Mitchell dan Patron Tequila

Kekayaan: $4 miliar

Siapa sangka sang pendirik kerajaan perawatan rambut, John Paul Mitchell, pernah hidup sebatang kara. Ia sebelum berumur 10 tahun, telah berbisnis kartu ucapan natal dari satu rumah ke rumah lain. Dia juga pernah berjuala koran, dan semuanya hanya untuk keluarganya. Dia kemudian dikirim ke panti asuhan hingga masuk ke kehidupan gangster, lalu ikut militer.

Bermodal $7.000 pinjaman, DeJoria menciptakan formula rahasia bernama John Paul Mitchell Systems. Dari sampo itu, ia mendapatkan keuntungan dengan menjualnya dari pintu ke pintu. Jangan salah, ia tak langsung sukses seketika sambil menjual sampo, dia rela tidur di dalam mobil. Dia lalu memulai Patron Tequila, lalu sibuk berinvestasi diberbagai industri.

8. Do Won Chang, bekerja sebagai office boy, penjaga SPBU, dan terakhir sebagai pelayan

Jabatan: pendiri Forever21

Kekayaan: $5 miliar

Sebuah tim keluarga kecil, Do Won Chang dan istrinya Jin Sook, menjadi tokoh dibalik Forever21. Setelah pindah ke Amerika dari Korea di 1981, Do Won harus bekerja untuk tiga pekerjaan "aneh" bersamaan. Dia harus bekerja sebagai office boy, penjaga SPBU, dan pelayan kedai kopi. Nah, keduanya bertemu ketika Do Won masih mengerjakan pekerjaan ini. Keduanya saling jatuh cinta dan menikah, lalu sukses membuka satu toko pakaian di 1984.

Forever21 kini menjadi toko retailer dengan total toko 480 di seluruh penjuru dunia. Pendapatan dari bisnis milik mereka mencapai sekitar $3 miliar tiap tahun.

9. Ralph Lauren, penjahit di Brooks Brothers yang bermimpi bisnis dasi pria

Jabatan: pendiri merek Polo

Kekayaan: $7,7 miliar

Lauren lulus dari sekolah menengah Bronx, New York, kemudian berkuliah tapi tak lama. Dia memilih keluar dari kampus untuk mengikuti program kemiliteran. Beberapa waktu berlalu ketika dirinnya bekerja sebagai penjahit dan bertanya tentang dasi pria. Dia mempertanyakan adakah model lain, lebih besar dan cerah. Ini sebuah pertanyaan konyol, namun Lauren telah bersiap membuatnya menjadi kenyataan.

Tepat 1967, Lauren telah menjual dasi senilai $500.000. Satu tahun kemudian ia memulai bisnis pakaian pria bernama Polo.

10. Francois Pinault, di bully teman- teman karena miskin

Jabatan: pendiri PPR (sekarang bernama Kering)

Kekayaan: $15 mliliar

Pinault menjadi wajah konglomerat fasion bernama Kering (sebelumnya PRR) Siapa sangka, di tahun 1876, ia memilih keluar dari sekolah menengah karena sering di bully miskin. Kini, sebagai pengusaha, dia dikenal dengan konsep "predator", yaitu membeli beberapa perusahaan dibawah harga ketika pasar terpuruk. Dia lalu memulai PPR, yang kemudian memiliki merek- merek terkenal dunia seperti Gucci, Stella McCartney, Alexander McQueen, dan Yves Saint Lauren.

11. Leonardo Del Vecchio, kehilangan sebagian jarinya ketika bekerja di pabrik

Jabatan: pemilij pabrik pelelehan kaca terbesar

Kekayaan: $15,3 miliar

Del Vecchio adalah anak laki- laki dari lima bersaudara yang dikirim ke panti asuhan. Ia ditelantarkan sang ibu, seorang janda yang tak sanggup mengurusi lima anak. Dia kemudian bekerja di pabrik pelelehan atau peleburan untuk bagian motor dan kacamata

Di umur 23 tahun, Del Vecchio telah memiliki pabrik pelelehan sendiri. Perusahaan yang kemudian sukses berekspansi menjadi pembuat kacamata matahari dan kacamata optik terbesar di dunia. Merek dagang yang dimiliki antara lain Ray-Ban dan Oakley.

12.George Soros, selamat dari kependudukan Nazi di Hungaria dan tiba di London sebagai mahasiswa terlantar.

Jabatan: bankir

Kekayaan: $20 miliar

Di awal remaja, Soros berlaga menjadi anak baptis seorang pekerja di Kementrian Agrikulur Hungaria cuma agar terselamatkan dari invasi Nazi. Selemat, di 1947, dia keluar dari Hungari untuk tinggal bersama saudara di London. Dia bersekolah di London School of Economics, bekerja untuk bersekolah sebagai pelayan dan seorang kuli di jalur kereta api.

Setelah lulus jadilah ia bekerja di toko souvenir sebelum bekerja sebagai bankir di kota New York. Di 1992, ia dikenal karena pertaruhannya pada Poundsterling Inggris yang membuatnya jadi miliarder seketika.

13. Li Ka- Shing, keluar dari sekolah untuk membantu keluarga

Jabatan: pendiri Cheung Kong Industries

Kekayaan: $31 miliar

Ka- Shing terbang dari tanah utama, China, ke Hong Kong pada tahun 1940 an, ketika sang ayah meninggal dunia. Kala itu, ia masih berumur15 tahun, meninggalkan keluarga untuk dihidupi. Di 1950, dia memulai perusahaanya sendiri, Cheung Kong Industries. Bisnis pertamanya memproduksi plastik dan berkembang ke bisnis lain seperti real estate.

14. Harold Simmons, tumbuh di gubuk tanpa ledeng dan listrik

Jabatan: ahli jual beli perusahaan

Kekayaan: $40 miliar

Salah satu yang terkaya di dunia yang lahir dari tempat kumuh tanpa ledeng dan listrik. Namanya Harold Simmons, sukses bertahan dengan berbagai cara hingga masuk University of Texas. Dia kemudian sukses menyandang gelar sarjana dan master untuk Jurusan Ekonomi.

Kejayaan Simmons pertama kali ketika membeli satu toko obat beserta cabang- cabangnya. Ia kemudian menjualnya seharga $50 juta. Dan, dari sanalah, namanya dikenal sebagai ahli dalam pembelian perusahaan. Dia meninggal di umur 82 tahun, meninggalkan aset senilai $40 miliar (per- September 2013).

15. Sang Oracle, Larry Ellison, keluar dari kampus setelah ibu angkatnya meninggal dunia dan mengerjakan pekerjaan aneh selama delapa tahun


Jabatan: pendiri Oracle

Kekayaan: $41 miliar

Lahir di Brooklyn, New York, Ellison hidup bersama orang tua tunggal yaitu ibunya. Kemudian dia tumbuh bersama bibi dan pamanya di Chicago. Siapa sangka sang ibu angkat atau bibinya harus meninggal, membuat dirinya berhenti kuliah. Dia hijrah ke ke California untuk mengerjakan pekerjaan aneh selama delapan tahun. Dia menemukan perusahaan pengembangan software, Oracle, di tahun 1977. Perusahaan yang kemudian tumbuh pesat jadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Artikel Terbaru Kami