Sabtu, 08 Februari 2014

Waralaba Murah Solo SunPretty Laundry

Biografi Pengusaha Sasi Kirana 



Siapa sangka inovasi waralaba atau franchise telah memasuki wilayah pribadi. Rahajeng Sasi Kirana (32) awal- awalnya cuma sekedar iseng membangun bisnis luandry diwaralaba. Dari laundry bernama Sun Pretty Laundry, ia sukses membuka 22 gerai bisnis laundry di berbagai kota. Usaha jasa pencucian pakaian ini telah menjadi buruan mereka pekerja sibuk. Orang tidak usah pikirkan tentang cucian segunung karena Sun Pretty Laundry siap sedia kapapun.

Ia pernah bekerja di LBB Primagama Yogyakarta sebagai accounting sekaligus tentor. Sasi, begitulah sapaan akrab wanita cantik satu ini memulai bergelut dengan tumpukan cucian.

"Dulu waktu saya di Jogja, melihat banyak sekali tempat laundry yang semuanya ramai. Dari situlah berpikir kenapa nggak buka bisnis laundry saja," terangnya. Bisnis laundry ini didirikan 2010 silam telah berkembang pesat. Bisnisnya cukup bermodal Rp.2 juta ditambah sebuah mesin cuci pinjaman ibunya.

Merintis bisnis


SunPretty Laundry pada awalnya membuka gerai sendiri di Jl Kalingga VII No 18 Solo. Sasi harus siap berusaha menarik pelangganya melalui sistem delivery service; menjadi tantangan tersendiri. Dimana baju kotor diambil dari tempat pelanggan kemudian dibawa ke gerai kemudian diantarnya kembali ke pelanggan setelah bersih.

"Awalnya, saya ambil sendiri cucian kotor pelanggan dengan motor dan saya taruh di depan. Seringkali karena banyaknya cucian wajah saya sampai tertutup," kenang wanita kelahiran 28 Oktober 1980 ini sambil tersenyum.

Jerih payah itu ternyata menghasilkan ketika bisnisnya mulai dikenal. Beberapa bulan setelah melakukan launching barulah pelanggan berdatangan. Menurut Sasi sukses ini tak lain lantaran tempat digunakan olehnya sangatlah strategis. Gerainya ada di sekitar kampus dan merupakan wilayah kos- kosan. Tentunya akan banyak mahasiswi memilih mencucikan disana. Apalagi Sasi sendiri menjalankan konsep bisnisnya agar seramah mungkin.

Bisnisnya menempati bekas kos- kosan milik sang kakek menjadi kunci keberuntungan tersendiri. Konsep bisnisnya simple ditambah cukup unik menggunakan paduan konsep warna- warni khas. SunPretty Laundry selalu menghangatkan dalam pelayanan. Bisnis ini benar- benar menarik perhatian terutama bagian bahan- bahannya. SunPetty Laundry menggunakan bahan khusus di setiap cucian. Prinsipnya yaitu berbagai masalah laundry harus bisa diatasi.

"Kami juga menawarkan jasa cucian hanya dalam waktu 4 jam, namun tidak mengurangi kualitas sedikit pun. Ini juga yang menjadi kelebihan kami," ungkap Sasi.

Ia melihat persaingan cukup ketat nekat mencari mitra bisnis. Sasi membuka peluang bagi siapa saja buat kita menjalankan bisnisnya melalui sistem waralaba. "Mitra bisnis pertama saya adalah Ibu Zulkarnain dari Makassar. Sekarang setelah berjalan kurang lebih 3 tahun, bersyukur sudah 22 gerai yang buka," ujarnya bangga. Gerai Sun Pretty Laundry telah tersebar diantaranya di sekitar Surabaya, Tulungagung, Semarang, Sragen, Jakarta, Banjarmasin, Makassar, Batam, dan Bali.

Melalui bisnis waralabanya ini, yang manarik, ketika dia tidak mengambil royalti fee. Jadi bisa dibilang bisnis ini begitu murahnya bagi pewaralaba. "Semua keuntungan yang diraih mitra, menjadi 100% milik mitra. Ini tentu sangat menguntungkan," jelas Sasi. Sun Petty Laundry menawarkan berbagai macam paket franchise yaitu antara lain paket cute, charm, smart, dan briliant. Bagaimana modal waralabanya? Ia menjelaskan dari paket tersebut nilainya Rp.20 juta sampai Rp.70 juta.

Sasi hanya mengandalkan situs jejaring sosial agar bisnisnya semakin dikenal. "Sekarang twitter, facebook, dan website terbukti ampuh sebagai media promosi. Buktinya, tak hanya di Solo, Sun Pretty Laundry ini juga bisa dikenal di berbagai kota di Indonesia," aku Sasi.

Ia patut berbangga hati ketika Mentri UKM dan Koperasi memberinya penghargaani the Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award (ISMBEA) 2012. SunPretty Laundry sukses masuk dalam kategori Industri Kreatif Berkembang tahun 2012. Memang layak disebut sebagai pengusaha wanita kreatif dan berkembang. Sasi telah mengembangkan konsep delivery order, waralaba atau franchise, lalu terkahir ini, bernama Spa Laundry.

Apa itu? Ini bisa dijelaskan sebagai mencuci satuan khusus beraroma therapy. Melihat respon orang positif terhadap layanannya, ia mantap terus berprestasi.

"Alhamdulillah, ini merupakan kado teristimewa dari Kementerian UKM dan Koperasi Republik Indonesia. Kami sempat tidak menyangka akan mendapatkannya," ungkap Sasi merendah. Kini merek miliknya yaitu SunPretty Laundry tidak hanya dikerjakan sendiri. Ia mengajak sekalian sang adik, Virina Ayu Wulan, dan siap berpresentasi hingga keluar kota Solo. Saat ini baru enam orang ikut masuk ke dalam sistem warlabanya ketika artikel ini ditulis.

Jika kamu mau menjadi mitra SunPreety Laundry ini cukup mudah dan ringan biaya. Ada beberapa paket yang ditawarkan kepada calon mitranya dengan jumlah investasi yang sangat terjangkau diantaranya Paket Cute dengan investasi Rp 11.900 ribu, Paket Charm dengan investasi Rp 14.900 ribu, Paket Smart Rp 20.900 ribu, dan Paket Brilliant dengan investasi Rp 45 juta. Mahal? Tentu bisa dibilang tidak karena kamu bisa mensave untung 100%.

Artikel Terbaru Kami