Rabu, 29 Januari 2014

Pengusaha Singapura Muda, Kaya, dan Single

Mereka yang muda dan mapan di Singapura, dari yang terlahir sebagai pengusaha atau sedang merintis. Pria- pria ini masih dibawah 30 tahun namun telah memiliki segalanya. Hanya satu yang belum, mereka kini belum terikat pernikahan. Apakah pengusaha- pengusaha muda ini lajang? Kami kurang tau, tapi kesibukan mereka kini pastilah sulit untuk sekedar mengajak kencan seorang wanita.

1. Brian Binjamin, 23 tahun
Puta dari Nash Benjamin, Chief Executive Officer FJ Benjamin, yang masih mengejar gelar sarjana psikologi dan hukum di University of Southern California (USC). Dia aktif menjadi president dari Delta Omicorn Zeta, sebuah organisasi kepemimpinan di USC. Dia berharap membuka praktik psikologi secara profesional suatu saat nanti. Atau, Nash akan ikut serta dalam perencanaan kebijakan dan pengembangan kesehatan jiwa di Singapura.

2. James Ong, 30 tahun


Setelah keluar dari pekerjaan sebagai konsultan manajemen resiko strategik di 2008. Ong lalu memulai bisnis Yogurt beku melalui bendera Frolick bersama dua temannya. Produknya telah dikenal akan kualitasnya yang menyihir pembeli. Saat ini Frolick menjadi bisnis memiliki 10 outlet yang tersebar di penjuru Singapura. Satu dari outlet miliknya di kawasan bisnis yaitu ada di kawasan Lot1, Choa Chu Kang. Ong telah membuka bisnisnya hingga luar negeri salah satunya yaitu outlet ketiga di Yangon, Myanmar.

Ong dan Frolick telah mempersembahkan makanan penutup terbaik bagi mereka penggemar makanan manis di Singapura.

3. Edward Chia, 28


Ia mendirikan bisnis pertamanya,  outlet "live" music bernama Timbre di The Substation, ketika bermur 21 tahun. Hari ini, Chia dan mitra telah menjalankan bisnis makanan dan minuman itu sudah termasuk tiga bar Timbre, pizza berukuran 21 inchi dan cocktail bar yang terinsiprasi dari Jepang, Ta.ke. Baru-baru ini, ia meluncurkan tempat tonkrong yang menghadirkan musk live secara bilingual, Switch, ruangan terbuka seluas 5.200 kaki persegi terletak di Bras Basah Road dengan line-up musisi yang menampilkan lagu berbahasa Inggris atau Mandarin.

4. John Langan, 30 tahun


Langan terahir sebagai keturuan Californian dan  Taiwanese serta keturuan Amerika. Dia lulus dari University of California, Los Angeles, dan pindah ke Singapura setelah menyelesaikan program pertukaran mahasiswa di National University of Singapore. Selama delapan tahun terakhir, ia telah bekerja di bidang keuangan dan media, sebelum mendirikan klub anggota ultra-eksklusif , Filter, dan bar megah The Royal Room dan Mink. Dia juga direktur bersama dari media dan event grup, Massive Collective.

5. Rajiv Ranjan, 25 tahun


Pengusaha muda menjalankan perusahaan investasi miliknya sendiri, R Square Invesment. Rajiv juga menjadi direktur dari bisnis medis milik keluarganya - Marina Medical Centre, yang mengkhususkan diri dalam memberikan pelayanan- pelayanan kesehatan primer, estetika dan evakuasi medis - dan berfungsi sebagai penasihat untuk konsultasi medis serta membangun rumah sakit, poliklinik dan klinik mobile. Ia telah menjadi sosok dalam acara- acara eklusip.



Christopher dan saudaranya, Karl (yang baru-baru ini mendapat pasangan - sorry girls :)) mendirikan perusahaan startup Internet bernama Beeconomic dua tahun lalu. Hanya tujuh bulan setelah itu menjalankan secara online, bisnis ini dijual kepada perusahaan terbesar kupon diskon online di dunia, Groupon, untuk yang dikabarkan senilai US $ 24 juta ($ 31 juta). Chris dan Karl sekarang tercatat menjadi pendiri Groupon Singapura dan eksekutifnya. 

Sejak itu, Groupon Singapura telah menjadi terbesar situs terbesar soal kupon harian, ini tentang diskon.

Artikel Terbaru Kami