Rabu, 22 Januari 2014

5 Calon Miliarder Muda Dunia di 2014

Profil Jutawan Muda Dunia


Meraka adalah pengusaha muda dibidang khusus teknologi. Pengusaha muda yang memiliki banyak ide serta keberanian. Beberapa memilih menolak jutaan dollar, memegang penuh bisnisnya. Mereka adalah pengusaha yang fokus dan Forbes telah memperhatikan gerak- gerik mereka. Berikut ini beberapa orang yang digadang akan menjadi miliarder dunia selanjutnya. Sebagian mereka telah masuk 30 under 30 versi majalah Forbes.

1. Pete Cashmore 27 tahun, Mashable


Pete Cashmore mendirikan blog terpopuler berisi berita- berita tantang teknologi menarik. Mashable didirikan ketika Cashmore tinggal di rumah bersama orang tuanya di Aberdeenshire, Skotlandia. Ketika itu ia berusia 19, dan menjadi chief executive hingga sekarang di umur 27 tahun. Hari-hari ini Cashmore menjalani kehidupan sang maestro media, bekerja membagi waktunya antara Skotlandia, San Francisco, New York dan Los Angeles.

Dia menyebut Mashable "sumber utama berita, informasi dan sumber daya untuk generasi yang terhubung."

Ada spekulasi ia akan menjual Mashable di nilai $ 200 juta, tapi dia tetap bertahan. Akun @ Mashable menjadi salah satu akun Twitter paling-diikuti di dunia, dengan lebih dari 3.7 juta pengikut. BusinessWeek menyebut Mashable sebagai salah satu blog yang paling menguntungkan di dunia. "Bagaimana alat web dan sosial bersih- karya yang mengubah interaksi manusia dan membentuk kembali budaya" mendorongnya membuat Mashable.

Dia mengatakan kepada sebuah stasiun radio Boston: "Komunikasi Lebih baik ... semakin kita berinteraksi tidak hanya kita menjadi lebih toleran terhadap ide-ide baru dan cara-cara berpikir yang berbeda, kami juga menciptakan lebih banyak ide-ide baru, karena apa ide jika mereka tidak tabrakan antara orang-orang dari latar belakang yang berbeda."

2. Jessica Matthews 25 tahun, Uncharted Play


Jessica Matthews adalah co-founder dari Uncharted Play, sebuah perusahaan dibidang sosial. Perusahaan yang ia bentuk bersama teman sekelas di Harvard. Mereka bekerja mencari energi alternatif dari sekedar menendang bola. Mereka membuat sebuah "energy- harnessing soccer ball". Mantan President Bill Clinton juga menyebut dialah sang inovator terbaik. Bahkan President Obama senang bermain dengan bola ini.

Lebih lanjut, perusahaan menciptakan soket pada bola dengan baterai didalam. Jadi ketika kita bermain bola tersebut selama 30 menit, energi kinetik akan mengisi baterai. Ini dapat digunakan untuk menciptakan cahaya selama beberapa jam. Penemuan ini akan membantu mereka yang tidak memiliki lampu listrik. Membantu mereka yang mengandalkan tenaga minyak untuk cahaya.

Penemuan selanjutnya akan berbicara tentang tali lompat, skateboard, dan lain- lain.

3. Lucy Baldwin 28 tahun, Goldman Sachs


Wanita 28 tahun yang kini bekerja sebagai menejer direktur di Goldman Sachs, London. Dia disana bertugas sebagai kepala bank investasi untuk jaringan retail Eropa serta kepala tim kualitas konsumen. Nona Baldwin tau betul tentang kurang lebih $3 miliar di bisnis mewah secara global. Dia pernah bekerja analis merger dan akuisis, namun beralih ke penelitian equitas. Dia melihat bisnis keuangan memiliki banyak kesempatan.

Dia mengatakan dalam konferensi di London pada tahun 2012, dia terkesan dengan seberapa cepat analis muda di bidang ini diizinkan untuk memiliki kontak dengan eksekutif. Mereka dari eksekutif perusahaan yang cenderung tertutup membutuhkan gerakan pintar. Nona Baldwin berada di barisan depan untuk perempuan dibidang keuangan dan melihat perusahaan dari kebijakannya.

Dia melalui Website Gateway, mengatakan jelas: perusahaan keuangan tidak mempromosikan equitas untuk kepentingan diri sendiri - benar-benar membantu yang terbawah. "Jika anda melihat sekelompok perusahaan yang terdaftar, mereka yang memiliki tenaga kerja yang beragam tampil lebih baik."

4. AJ Forysthe 25 tahun, iCracked


AJ Forsythe, 25 tahun, telah memulai iCracked yaitu memperbaiki - atau membeli - perangkat Apple mobile, termasuk iPhone dan iPad - dan sekarang perusahaan berharap untuk membuat sekitar $ 10 juta dalam penjualan tahun ini.

iCracked memiliki jaringan insinyur (disebut "iTechs") di 11 negara yang dapat dengan cepat memperbaiki ponsel dan perangkat Apple lainnya.

Forsythe mengatakan ia berencana menghadiran iCracked di setiap kota di dunia dalam dua tahun ke depan. "Pikirkan iTechs kita sebagai pribadi, spesialis perbaikan elit yang datang kepada Anda, dimanapun Anda berada di klik tombol," katanya.

5. Amir Taaki 25 tahun, Dark Wallet


Amir Taaki, 25 tahun, adalah Inggris-Iran co-founder Dark Wallet, sebuah layanan yang ingin menjadi "The Anarchist's Bitcoin App Of Choice." Orang-orang di balik Dark Wallet yaitu komunitas yang bergerak di sekitar Bitcoin, mata uang digital, yang mulai terkenal di seluruh dunia

Dark Wallet mengatakan memungkinkan pengguna untuk menghabiskan Bitcoin dan menerima mata uang seperti layanan lain. Yang berbeda dari layanan "dompet" lain, Dark Waller dirancang untuk melindungi status Bitcoin sebagai anonim, mata uang akan sulit dilacak.

"Banyak pengembang Bitcoin menonjol adalah aktif dalam kolusi dengan anggota penegakan hukum dan mencari persetujuan dari legislator pemerintah," kata Dark Wallet di situsnya. Namun layanan ini berbeda dimana orang tetap bisa berteransaksi tanpa "persetujuan khusus".

Kami percaya ini bukan kepentingan diri pengguna Bitocoin atau bukannya melayani kepentingan bisnis untuk si kaya yang membentuk self-titled Yayasan Bitcoin ...

"Kami tidak perlu menjadi perusahaan dikontrol oleh orang gila. Ketidaktaatan adalah satu-satunya cara. "

Artikel Terbaru Kami