Rabu, 11 Desember 2013

Yehezkiel Zebua Bisnis Harus Punya Alasan

Profil Motivator Yeheskiel Zabua



Sosok Yeheskiel Zabua memiliki kisahnya tersendiri ketika berbicara hasrat bisnis. Ketika dia yang masih 19 tahun sang ibu sudah menderita kanker indung telur stadium tiga. Ibunya didiaknosis harus menjalani serangkaian kemotrapi selama enam bulan dengan biaya Rp.13 juta. Keuangan keluarga terus menipis, terkuras kebutuhan pengobatan.

"Dari situlah, saya bertekat harus cari uang sendiri," ucap mahasiswa psikologi di Universitas Katolik Atmajaya ini.

Pria yang akrab dipanggil Leo ini, memulai bisnisnya dari sekedar jualan minuman ringan. Dia diharuskan menjual minuman beroksigen, menjualnya berkeliling komplek. Awalnya ia mendapat cemoohan orang- orang yang melihatnya. Dia berlalu semuanya demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hingga Leo sukses membuka sebuah kedai kecil di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

"Mama, yang sedang di rumah sakit, marah besar saat tahu saya berjualan untuk menutup pengeluaran," katanya mengenang ibunya.

Hingga dua tahun berlalu ibunya akhirnya dipanggil Tuhan, tetapi tidak membuatnya patah arang atas kuasa Tuhan. Beberapa bulan kemudian, kedainya hancur diterjang badai dan membuatnya merugi besar. Ia pun banting setir berjualan di forum jual beli di internet. Tak perlu membuka kedai lagi.  Dia yang tertarik musik mulai menggeluti penjualan efek gitar. Bermodal 1 juta ia sukses mereguk untung tiga kali lipatnya.

Mental bisnis


Keluarga tempatnya bernaung hanyalah keluarga sederhana. Dia merupakan anak pertama dikeluarga, dan ayahnya seorang pendeta mengajarinya percaya akan Tuhan. Berawal dari forum jual- beli Kaskus, dia mulai merambah bisnis konvensional. Dia sempat berjualan iPad hingga berjualan boneka. Ia lalu menjual peralatan gitar. Dia memang memiliki lisensi resmi sebagai agen penjualan adaptor dan juga menjadi pemilik Volution Guitar dan Voluition Kids.

Leo pun dikenal ikut aktif berbagai seminar tentang bisnis. Dia bahkan tak segan mengeluarkan uang puluhan juta guna memperkaya ilmunya di bisnis. Ia meyakinkan ayahnya usahanya pasti akan berhasil, membuatnya semakin percaya diri. Dia ketika telah berumur 20 tahun, akhirnya menjadi pimpinan dari sebuah perusahaan. Perusahaanya yang bermama Volution Inspiring People, perusahaan bergerak dibidang seminar dan training, dan Angel Skin, perusahaan dibidang kecantikan dan perawatan tubuh.

Untuk perusahaan Angel Skin, bisnisnya ini telah memiliki 2 cabang di kawasan Bintaro dan Ciputat. Ia mendapatkan predikat The Youngest Certified Guerrilla Marketing Coach in The World. Berkat pengalaman itu pula, Leo juga aktif bekerja sebagai seorang motivator. Anak muda ini bahkan mendapatkan sertifikat motivator oleh Tung Desem Waringin. Dia fokuskan diri menjadi pembicara di acara- acara seminar bisnis dan pertemuan pebisnis pemula.

Penghasilannya dalam sebulan bahkan mencapai $2.000 dan ditambah sebuah mobil ESEMKA. "Padahal dulu saya hanya penjual minuman kemasan," kata dia. "Yang penting, kita punya alasan kuat untuk berbisnis. Kalau tidak ada alasan, kita tidak akan pernah berhasil," terangnya.

Artikel Terbaru Kami