Jumat, 06 Desember 2013

Achmad Hamami Bisnis Traktor Miliaran

Biografi Pemilik Trakindo Indonesia



Berbisnis alat berat sejak dekade 1970- an, Achmad Hamami dan keluarga masuk jajaran orang terkaya di Indonesia. Pria kelahiran 1931 ini menjadi tokoh sentral ditribusi traktor di Indonesia dan pertumbuhan infrasturktur. Ia yang pernah mendapatkan pendidikan pilot angkatan udara Belanda (Militaire Luchtvaart), menyandang predikat kolonel muda. Hamami memutuskan untuk pensiun dini lantaran muak dengan praktik korupsi.

Ia kemudia memilih berbisnis kecil- kecilan guna menutupi kebutuhan hidup. Dia pernah membuka bisnis les privat yaitu les matematika. Anak- anaknya bahkan ikut menopang kebutuhan keluarga dengan berjualan es lilin. Keberuntungan ada di matanya, ketika dirinya ikut dalam proyek infrastruktur. Kala itu, Caterpillar, perusahaan asing pemilik pabrikan traktor dan alat berat lainnya asal California, Amerika. Mereka tertarik menjadikan Hamami sebagai distributor.

Mereka yang memiliki cabang di Surabaya menginginkan dirinya menjadi dealer pengganti. Perusahaan besar ini tertarik dengan latar belakang militer serta konsistennya terhadap tindakan korupsi. Ini membut Hamami belajar kembali tentang menejemen secara profesional dan mengambil kuliah bisnis. Pada dekade 70- an ketika banyak pembangunan infrastruktur dimana- mana, ia telah mendirikan PT. Trakindo Utama dan banyak meraup untung besar.

Bisnis besar


Pada 13 April 1971, Trakindo Utama resmi menjadi agen dari produk milik Caterpillar di Indonesia. Seiring pertumbuhan ekonomi, Trakindo menjadi pebisnis utama di bidang pengembangan infrastruktur nasional. Ia lalu mendirikan beberapa perusahaan pendukung. Ia mendirikan PT. Sanggar Sarana Baja pada 1977 dan PT. Chandra Sakti Leasing pada 1995. Kemudian, Trakindo bukan hanya menjadi agen resmi tetapi mulai menjalankan bisns lain.

Trakindo menawarkan produk milik Caterpillar, seperti produk alat berat, diesel, dan mesin produksi gas. Perusahaan ini fokus pada penjualan onderdil resmi, catalog produk, dan tentunya jasa perbaikan. Mereka memastikan setiap produknya disesuaikan dengan kebutuhan pembeli. Dengan jasa perbaikan, Trakindo memastikan produknya tidak akan rusak atau bekerja semestinya.

Layanan Part Exchange Services (PES) akan membantu pemilik produk mengganti bagian mesin yang telah tua dengan yang baru. Ini akan mengurangi pengeluaran besar di perawatan bahkan pembeli tidak perlu membeli lagi produk serupa. Pembeli akan mendapatkan layanan perawatan ditambah penggantian mesin baru yang sama kualitasnya.

PT. Sanggar Sarana Baja fokus pada pabrikan peralatan untuk minyak dan gas, pertambangan dan mesin generator, peralatan transportasi, komponen bagi peralatan berat, dan jasa pengelasan dan servis mesin dari situs resmi. PT. SSB mengakuisisi PT. Porter Rekayasa Utama, pabrikan berbagai peralatan transportasi dan distabilkan menjadi divisi baru (Transport Equipment Division).

Achmad Hamami disebut- sebut miliarder baru yang masuk daftar Forbes. Ia memiliki kekayaan $2,2 miliar, dan semuanya bukanlah bersumber dari satu bisnis. Hamami memang dikenal sebagai pemilik Tiara Marga Trakindo, tetapi bukan hanya itu sumber kakayaannya. Pada 1996, ia memperkenalkan sistem disebut CAT Oil Program dan resmi menjadi agen produk Sullair. Satu tahun kemudian, perusahaanya resmi menjadi agen produk Baldwin dan Olympian.

Di 1999, dia mendirikan anak perusahaan PT. Mitra Solusi Telematika, memberikan layanan dan fasilitas menejemen informasi, termasuk pusat data recovery bisnis dan informasi. Pada tahun 2000, PT. Tiara Marga Trakindo lahir menjadi perusahaan induk Trakindo Group. Pada tahun ini pula, Hamami mendapatkan ijin menjadi agen resmi Sykes Pumps. Satu tahun kemudian, Trakindo resmi menjadi agen produk Bitelli.

Pada 2003 dan 2005, Trankindo resmi menjadi agen Catepillar no.1 untuk penjualan pelumas, serta menjadi agen produk LAKO Harvester.

Pria 80 tahun ini mengaku pengusaha bukanlah cita- citanya. Ia sekarang adalah kepala dari sebuah keluarga besar sekaligus menjadi nahkoda bisnis utama. Selepas krisis, Trakindo dipimpin oleh putra ketiganya, Muki, membuat perusahaan in semakin solid. Hamami merupakan seorang ayah dari empat orang anak. Mereka adalah  Mivida Hamami, Muki Hamami, Ana Hamami dan Bari Hamami.

Artikel Terbaru Kami