Selasa, 15 Oktober 2013

Las Vegas Sands Sang Pencari Kesempatan

Biografi Miliarder Sheldon Adelson



Nama panjangnya adalah Sheldon Grey Adelson, terlahir dari sebuah daerah miskin bernama Dorchester Boston, Massachusetts, tahun 1933. Cerita mengenai darinya, tidak lain hanya mengenai kerja keras sejak masih kecil. Dia lahir dari pasangan seorang supir taksi dan penjahit. Sheldon harus mulai bekerja dari kecil hingga di umurnya ke 12 tahun, ia membuka bisnis pertamanya. Bukan sebuah bisnis besar, ia hanya menjual peralatan toilet dengan untung yang kecil.

Dia menciptakan beberapa bisnis sukses sebelumnya, dan di tahun 1970 -an, dia barulah menemukan bisnis utamanya. Ia dikenal sebagai sosok perintis COMDEX, sebuah media pameran komputer terbesar pertama dimasanya. Adelson membangun puluhan kasino baik di Las Vegas dan Asia, kemudian masuk ke ranah politik. Ia memang dikenal mendukung parta Republik serta kebijakannya.

Awal tahun 1950, setelah berkutat dengan bisnis toilet, ia memutuskan masuk ke kehidupan kampus sebagai remaja. Dia masuk City Collage of New York, tapi kemudian berhenti setelah berkuliah dua tahun. Dia bergabung ketentaraan Amerika dan bekerja di Wall Street. Melalui Wall Street, idenya mengenai bisnis kembali tumbuh bersamaan berhenti dari militer. Dia pernah bekerja menjadi broker, konsultan bisnis, dan akhirnya kembali dan mulai membangun bisnisnya sendiri.

Adelson kemudian kembali ke Boston, dia berinvestasi beberapa perusahaan awal 1960 an. The American International Travel Service, perusahaan yang sangat menguntungkan kala itu. Siapa sangka perusahaan ini akhirnya bangkrut juga di akhir 1960 dimana sahamnya jatuh. Awal 1970, ia memiliki bisnis baru dibidang real estate, menjual beberapa condominium serta majalah tentang condo. Ini cukup berhasil hingga krisis ekonomi memaksa orang berpikir ulang untuk membeli sebuah condominium.

Terdesak kebutuhan hidup, dia harus menemukan pemberhentian sementara melalui satu perusahaan yang dibelinya. Dia membeli perusahaan mengenai komputer. Perusahaan yang dikenal menerbitkan majalah untuk para pecinta data, majalah Data Communication User. Memiliki pengalaman ekspo properti, ia melihat peluang komputer ditawarkan seperti itu. Dia menginginkan ekspo basar, mengaplikasikan semuanya hanya untuk komputer bukan real estate.

Ia lantas mendirikan ekspo pertama tentang komputer. Inilah cikal bakal adanya pameran komputer di dunia. Bisa dibilang dia lah orang yang pertama kali mengadakan acara pameran komputer pertama.

Di tahun 1973, Adelson menjual sisa aset nya membuat bisnis komputernya semakin besar. Dia mendirikan Interface Group, fokus di bisnis komputer memperbesar minat pasar. Mulai lah COMDEX lahir, dimana dia dan patnernya mengembangkan bisnis berbasis komputer; ekspo pertamanya di tahun 1979. Itu adalah ekspo menarik di tahun 1980- 1990, menyumbangkan kekayaan terbesar di hidup Adelson. Keberhasilan COMDEX meningkatkan nilai Interface Group.

Dia melihat sesuatu, memilih menjual saham miliknya di bisnis condo dan majalah condonya. Meski begitu usaha komputer Perusahaan Interface Group tumbuh melambat, menghasilkan $.250.000 di awal tahun. Sekitar tahun ini, dia bertemu Sandra kemudian menjadi istri pertamanya. Ia mengadopsi tiga anak lalu bercerai di 1988.

 "Saya melihat setiap bisnis dan bertanya, berapa lama akan bertahan? berapa lama saya mempertahankan status quo dan merubahnya?" sebuah quote melegenda Sheldon Adelson.

Ia mengadakan pameran aktif di MGM Grand Hotel, Las Vegas. Di waktu tepat, ketika itu, COMDEX mendatangkan beberapa merek ikut dalam ekspo nya, seperti IBM, Apple, dan Microsoft. Sekitar tahun 1987, COMDEX memberikan laba sebesar $.20 juta dan merupakan bisnis ekspo terbesar. Di akhir dasawarsa, the Interface Group memberikan modal tambahan dengan $.250 juta, merubah COMDEX menjadi ekspo kelas dunia.

Bisnis hotel


Pada akhir 1980, Adelson dan patner mencari hotel untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dan sebuah pesawat pribadi. Di 1988, ia membeli aset legendaris Sands Casino senilai $128 juta, lalu terkenal bergaul dengan Frank Sinatra dan The Rat Pack. Dia merubah Sands menjadi bisnis modelnya. Dia membangun resort, mall, dan pusat pertemuan untuk perusahaan- perusahaan.

Dia mulai tertarik dengan pemilik otoritas dan para pekerja, lantas mendukungnya membangun Sands Casino dan Convention Center. Di tahun 1995, dia dan patner menjual COMDEX untuk SoftBank Corporation dari Jepang senilai $800 juta, mendapatkan bagian $500. Bebas untuk kembali ke Wall Street, dia dan patner mendirikan $1,5 miliar Venetian Resort Hotel Casion, Sands Casino dan Convention Center. Meski melawan pemilik otoritas serta serikat buruh, semuanya berdiri sukses di 1999.

Bisnisnya kemudian dikenal dangan nama Las Vegas Sands Corporation. Perusahaan bergerak di bidang kasino dan resort di Paradise, Nevada. Resortnya menyuguhkan layanan kelas dunia dari permainan dan intertainment, ruang pertemuan dan ekspo, restoran selebriti dan klubnya. Mungkin karena background bisnisnya, Adelson memulai bisnis Las Vegas Sands menjual fasilitas ruang pertemuan dan juga ekspo yang kemudian tidak bejalan baik.

Berjalannya waktu dan pengalaman, bisnisnya berubah bentuk menjadi kasino gaya beda. Mengikuti alur sesuai dengan prinsip bisnisnya. Ia memilih fasilitas ruang hotel tidak terlalu mewah dibanding kasinonya. Dia memamerkan kasino sebagai tempat utama dari Las Vegas Sands. Dari sini, pengunjung lebih menikmati berjudi di kasino daripada tidur. Resortnya lebih besar dari keseluruahan kamar, hingga menampung 70.000- 100.000 orang. Itu juga sudah termasuk kasino dengan kasino seluas 550.000 hektar.

Las Vegas Sands terus melakukan ekspansi besar hingga ke Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Di US, Las Vegas Sands telah memiliki 2009 resort termasuk di Florida. Dari Eropa, Adelson behasil deal untuk mebangun bisnis kasino di Madarid untuk EuroVegas. Itu semuanya menjadikan Las Vegas Sands memiliki aset enam kasino, dua puluh hotel, sebuah gedung pertemuan, tiga lapangan golf, beberapa pusat perbelanjaan, beberapa bar, dan restorant.

Hasilnya? Las Vegas Sands Corp memberikan pendapatan keuntungan bersih US$.9 miliar.

Artikel Terbaru Kami