Jumat, 11 Oktober 2013

Hashim Djojohadikusumo Tidak Lupa Diri

Profil Pengusaha Hashim Djojohadikusumo



Merupakan pengusaha sukses di bidang tambang serta menduduki ranking orang terkaya ke 39 di Indonesia. Dia, Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan cucu pendiri Bank BNI, yaitu Margono Djojohadikusumo. Hasim merupakan putra dari begawan ekonomi bernama Soemitro Djojohadikusumo, sekaligus merupakan adik kandung Prabowo Subianto. Pria kelahiran 1 Januari 1970, sosok Hashim lebih banyak menghabiskan masa pendidikannya di luar negeri.

Dia bersekolah SD di Jakarta hingga seterusnya belajar di luar negeri. Dia kini berusia 58 tahun memiliki kekayaan sekitar 750 juta dollar, atau dirupiahkan 7,5 triliun. Hasim mengenyam pendidikan setingkat SMP yang ada di London. Dia melanjutkan jenjang SMA -nya di Singapura. Dia tercatat sebagai mahasiswa Pmonona Collage, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.Lulus dari Pmonona College, Claremont University, mengambil jurusan ilmu Politik dan Ekonomi.

Hashim sendiri menunjukan bakat yang condong menurun dari ayahnya. Dia memiliki bakat ekonomi yang terbukti mumpuni terbukti dengan sukses berbisnis serta menjadi analisis keuangan. Dari sini, Indo Consult, ia bergerak mengakuisisi beberapa perusahaan besar, perusahaan PT. Semen Cibinong melalui PT. Tirta Mas. Dia juga berhasil masuk dalam kepemilikan saham Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Sekitar tahun 1998, ketika terjadi krisis moneter, bisnis yang dibangunya mengalami surut bahkan bangkrut.

Dia memilih pergi ke Inggris dengan harapan membangun bisnisnya kembali. Terbukti, dalam beberapa tahun mampu menghasilkan 1,9 triliun dari bisnisnya di Inggris. Ia juga aktif membantu bisnis kakaknya yang ada di Indonesia. Hashim membantu perusahaan kertas Kiani Kertas dari kebangkrutan. Dan, dia kini memiliki perusahaan milik Prabowo tersebut dan secara otomatis masuk ke bisnis di Indonesia.

Dari bisnis milik kakaknya, Hashim mulai melirik bisnis hulu migas terutama batu bara dan migas melalui Comexindo International. Hashim memilih daerah Aceh hingga Papua, membuka lahan seluas 97 hektar yang kemudian mendorong bisnis lainnya. Dia memiliki lahan dari Aceh ke Papua hingga seluas 3 hektar untuk konsesi hutan, batu bara dan migas. Menurut laporan Forbes dari usahnya, Hashim Djojohadikusumo memiliki kekayaan mencapai US$850 juta atau Rp.8,5 triliun.

Di sosial, ia terkenal banyak membantu anak- anak kurang mampu di Indonesia melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Ayah dari Aryo, Sara dan Indra ini juga ikut membantuk Kakanya di kepartaian serta pengembangan konsesi binatang. Dia ditunjuk oleh gubernur DKI Jakarta, Jokowi, sebagai pengelola kebun binatang Ragunan. Ia dinilai memiliki kecintaan akan binatang serta tekat mendayakan Ragunan mengalahkan kebun binatang Singapura; baik dari kesahatan hewan serta saran prasarana.

Ini bukan hanya tentang uang tetapi mutu ujar Jokowi dengan masuknya Hashim di Ragunan.

Artikel Terbaru Kami