Minggu, 29 September 2013

Sukses Kaya Tanpa Gelar Sarjana

Profil Pengusaha Mahesh Murthy



Mahesh Murthy memang sengaja merepresentasikan dirinya sebagai seorang wirausahawan di luar apabisnis konvensional. Dia berhasil membangun kerajaan bisnis tanpa gelar apapun. Bahkan bangga atasnya baginya pendidikan tak selalu soal formalitas. Dia seorang drop- out, baginya kesuksesan tidak butuh logika belajar dan dunia salah mengira galar segalanya.

"Tidak seorang pun mengira. Anda bisa menentukan aturan sendiri dan menciptakan sebuah lapangan bermain. Lebih baik merubah bisnis menjadi sebuah inovasi, menjadi seorang yang naif daripada seorang yang berhati- hati serta berpengalaman," Murthy menjelaskan.

Semudah apa?

Ia menjelaskan bisnis sekarang sudah digerakan oleh teknologi dan media sendiri. Hingga akhirnya ia berhasil mendirikan berbagai perusahaan baru yang berbasis teknologi. Dia menjalankannya berdasarkan prinsip itu. Perusahaan seperti Geodesic, Webdunia, EasyBuy, CareerLunch, Tulleeho, dan Pinstrom, mereka semua merupakan contoh bisnis berbasis teknologi miliknya.

Pinstrom adalah kesuksesan tersendiri. Ini adalah satu tempat search engine bagaimana kamu menemukan klien. Pinstrom merupakan perusahaan iklan digital menawarkan pengiklan besar. Perusahaan yang berpusat di Mumbai, India serta memiliki kantor di New Delhi, Banglore, Kuala Lumpur, Singapore, Zurich, dan Santa Clara.

Dia percaya setiap manusia berbeda. Meyakini DNA merupakan inti, tetapi orang juga harus membangun mentalnya sendiri. Hidup sebagai wirausaha adalah risk- taking bukan pembuktian bakat mu. Beberapa orang ditakdirkan menjadi pegawai walau memiliki keturunan baik. Atau, mungkin mereka berubah menjadi seorang tangan kanan seorang pasuruh. 

Disana ada ribuan perkerjaan serta jutaan manusia berebut.  Jelasnya tidak semua memilih menjadi pegawai selamanya bukan. Hingga beberapa orang memilih menciptakan toko pakaiannya sendiri. Mereka mungkin bukan satu kelas keturunan kaya, tetapi mampu menciptakan kemerdekaan sendiri. Disana darah mereka menggumpal bakat kewirausahaan turun- menurun hingga menjadi perbedaan.

Perusahaan iklan online


Pinstrom diluncurkan pada May 2004, merupakan perusahaan yang bermula sebagai mesin pencari. Fokus bisnisnya marketing melalu media mesin pencari (seperti Google dan Yahoo). Sebuah perusahaan non- pofit mengajarkan bagaimana Pinstrom terlahir. Perusahaan yang memerlukan media meningkatkan pembiayaan dari sumbangan. 

Murthy mengajarkan bagaimana perusahaan mendapatkan donasi dari penjuru dunia. Disini ia menemukan dua hal: search marketing akan berhasil jika punya cara yang benar. Agar bisa berhasil dibutuhkan inovasi bukan sekedar membeli kata kunci dari mesin pencari. Disini di Pinstrom, ketika orang mencari kata kunci tentang perusahaan, maka Pinstrom memberikan secara langsung ke mereka; face to face secara langsung.

Contohnya, ada pelanggan hotel Taj sedang tidak mencari- cari kamar tetapi sebuah paket bulan madu di sebuah mesin pencari. Dan, orang bisa menemukannya di tempat lain yaitu di Pinstrom; mesin pencari bisnis! Bermodal lebih dari 10 juta potensi pencarian tersebut. Pinstrom fokus menawarkan jangkauan jaringan lebih luas tidak hanya perhotelan.  

Ada banyak kata kunci lain seperti halnya mesin- mesin pencari kebanyakan. Hingga, lebih dari bertahun- tahun, Pinstrom mampu mengembangkan sayap iklan digital mulai dari SMS, iklan mobile, komunitas online, iklan viral, SEO, sosial media merketing, online menejemen, hingga program berbasis email marketing. 

Pada Maret 2009, bekerjasama dengan Lintas Media Group, di India menciptakan sebuah iklan online yang bersifat performa.  Atau, mengundang pengunjung berinteraksi dengan iklan atau Pay for performance. Selain hal itu Pinstrom memiliki fitur seperti geografi menghubungkan pengiklan dengan pengguna mesin pencari. Bukti drop- out, kamu tidak langsung sukses modal idealisme tetapi butuh waktu. 

Inilah inti kisah Murthy kami sampaikan disini. Drop- out bukan berarti sok keren memulai usaha sendiri. Ini berarti sebuah pembuktian bahwa kamu telah siap bertanggung jawab.  Dia memulai sangat bawah bekerja keras. Dia pernah menjual pembersih debu untuk rumah ke rumah.  Pernah bekerja juga di Grey di India dan Oglivy di Hong Kong. 

Pengetahuan akan dunia iklan dan internet tumbuh. Dia bekerja di sana untuk belajar. Dari Grey, Murthy memenangkan penghargaan serta pengalaman. Ia mulai menangani perusahaan besar klien- kliennya yaitu HCL, Microsoft, Unilever, The Economist, Pepsi dan MTV. Kemudian ia melangkah pergi ke Silicon Valley, disana resmi menjadi Direktur Kretif dan General Menejer perusahaan CKS, apa itu? 

Sebuah perusahaan yang pertama memasarkan produk Yahoo di 1995 dan Amazon di 1997. Nah, dari perusahaan CKS inilah, Murthy lantas berkerja untuk iCat, eCommerce asal Seattle yang kemudian diambil alih oleh Intel.  Dia kembali ke India bermodal pengalaman tanpa gelar apapun. Dia pertama kali mendirikan Channel V sebuah stasiun televisi anak muda saingan MTV India. 

Perusahaan tersebut dijualnya kepada Newscorp di tahun 2000. Tahun yang sama, Passionfund pun berdiri, yaitu investasi malaikat yang bermodal uangnya sendiri. Dia bisa mendapatkan Geodesic sebuah perusahaan software mobile beromzet $600 juta di 2009. Murthy mendapatkan (membeli) EBS perusahaan marketing, Compassbox dan portalnya Careerlauncher dan Webdunia sebuah situs portal besar India. 

Ia berubah menjadi investor sukses. Tahun 2004, Pinstrom lahir menjadi terpercaya dan inovatif di bisnis iklan. Ia menawarkan sistem Pay Per- Performa, menjadi terdepan di India hingga dunia. Tahun 2006 -an, beserta temanya Pravin Gandhi dan Bharat Jacob, mereka lantas mendirikan Seedfund; perusahaan pencari, investasi, serta start- up bisnis. 

Murthy didukung investor Google, Motorola, dan Sierra, pernah membantu perusahaan game CarWhele, RedBus, AFAQs, dan Vaatsaly tumbuh.

Artikel Terbaru Kami