Kamis, 12 September 2013

Habibie Afsyah Kelemahanku Kekuatanku

Biografi Pengusaha Habibie Afsyah

 

Pengusaha online ini kelahiran Jakarta, 6 Januari 1988 ini, namanya sudah banyak dikenal Habibie Afsyah. Merupakan putra bungsu dari 8 bersaudara dari pasangan bapak H. Nasori Sugianto dan juga Hj. Endang Setyati. Perlu diketahui dia bukanlah difable sejak kecil tetapi karena sebuah penyakit bawaan sejak lahir.

Dimana dia mulai kehilangan fungsi motoriknya satu persatu, dan akhirnya menjadi seorang difable. Habibie didiaknosa mengidap penyakit langka bernama Muscular Dytrophy tipe Becker. Yakni adanya suatu bentuk mutasi spontan gen systropin pada kromosom XP21. Di suatu masa, ibunya mengajak Habibie ke sebuah kursus marketing.

Inilah menjadi awal bagaimana Habibie memulai berbisnis sendiri. Sanga Ibu mencoba mengajarkan menjadi mandiri bukan bergantung kepada orang lain.

Selepas masa SMA -nya, ia sudah mulai sibuk- sibuknya mendalami ini internet marketing. Meski awalnya menolak, ibunya meyakinkan melalui kerelaan membiayai kursus hingga 15 juta lebih -Habibie telah dibuat bertekat oleh pengorbanan tersebut. Habibie harus sukses karena sang ibu begitu percaya akan anaknya.

Dia meyakinkan dirinya bahwa ia bisa menjadi seorang internet marketer, seorang entrepreneur dan akhirnya menjadi developer. Semuanya sekali lagi karena sang ibu berani menginspirasinya Habibie seperti sekarang.

Belajar online


Sang ibu, ibu Endang, dengan tekun membantu putranya berbisnis online di rumah. Beberapa menit berlalu, Habibie sudah meminta ibu mendorong kursi roda. Dia menaruh keyboard diantara bantal. Ia lalu mulai asik bermain komputer dan ibunya hanya memandang penuh bangga.

Jangan salah loh, Habibie ini mampu memainkan mouse dari lima komputer sekaligus. Jari- jari itu pertama- tama memainkan sebuah aplikasi musik dari satu komputernya.

"Tapi harus ada musik, saya tidak bisa bekerja tanpa musik," ucapnya.

Melalui sebuah komputer 32 inch ditambah lima komputer kecil 17 inch. Pemandangan itu seperti adegan sebuah film Hollywood yang berjudul Swordfish. Lalu Ibu Endang pun bercerita kepada pewarta bagiamana awal dirinya memilihkan kursus internet marketing pemula bagi Habibie.

Sejak awal, memang ibu Habibie paham anaknya memang menyukai komputer dari segalanya. Kemudian Habibie mengikuti kursus yang diadakan oleh Suwandi Chow, atas inisiatif sendiri. Sebenarnya, Habibie menolak melihat ibunya membayar 5 juta sampai menjual mobil. Ia luluh ketika mendengar penjelasan tulus Bu Endang.

Ini jadi seperti sebuah dorongan tersendiri. Melalui dunia internet marketing, maka dia berhasil menjual produk pertamanya dari Amazon.

Dia menjadi affiliate marketer, yang mendapatkan komisi setiap penjualan produk milik orang lain. Ia berhasil menjual $4 dari penjualan sebuah PSP. Memang bukan angka besar tetapi cukup membuat sang ibu bangga. Mulai dari recehan $4, Habibie berhasil menambah pendapatannya dari semangat dan pengalaman.

Akhirnya dia berhasil menembus $124- $2000 dari Amazon saja. Gaji pertama lalu digunakan lagi untuk ikut beberapa kursus marketing lain, seperti kursus Eprofitmatrix, Dokterpim, dan Indonesia Boot Camp.

Melalui berbagai kursus internet itu pula lah, dia merambah ke aspek- aspek lain bisnis online, dari sekedar affiliate marketing masuk ke bisnis nyata. Hasilnya situs menakjubkan bernama Rumah101.com, situs yang menawarkan listing rumah.

Ini merupakan satu bukti keahlianya akan melihat market lebih awal. Disaat orang lain belum terpikir tentang bisnis sejenis; dia sudah memberikan penawaran. Dijualnya iklan gratis hingga iklan perimum loh. Situs yang beralamat di Rumah101.com juga mencari uang langsung. Habibie lalu memasang tarif Rp.1000 per- iklan.

Tenang, ini bahkan tidak semahal harga es teh, Rumah 101 telah memiliki pelanggan tetap. Dia meyakinkan setiap orang situsnya bisa mendapatkan pengunjung ribuan per- hari. Caranya iyalah menjadi bersahabat dengan Google.com, dari sana, Habibie itu membuat situsnya sering nongol di halaman pertama Google tiap hari.

Terakhir, ia membuat ponsel-quran.com, memastikan tetap beramal sambil bisnis. Sebuah inspirasi dari tekat kuat.

Sukses milik siapa saja


Ia menderita penyakit Muscular Dytrophy tipe Becker. Menyebabkan mutasi spontan gen, yang membuatnya berubah dari bayi sehat menjadi lemah. Habibie sacara spontan menjadi lemah secara fisik satu per- satu setiap bagian tubuh. Ia pernah divonis meninggal oleh dokter di umur 24 tahun, tetapi tekatnya lebih dari apapun.

Karena penyakit ini, ia semakin sulit mengambangkan kegiatan sosialnya. Tetapi bicara tentang otak, dia masih mampu balajar sama seperti anak- anak lain. Selepas sekolah Tk YAP, dia mulai kesulitan beradaptasi karena kekurangannya. Dia jadi sering pindah sekolah antara lain ke Tk Lab Setia Budi. Saat masuk kelas 3 kembali dirinya mendapatkan olokan bahkan diskriminasi.

"Banyak teman mengolokku", katanya. Setalah lulus dari SMA Sunda Kelapa di tahun 2006, pertanyaan aneh muncul dibenaknya lagi.

"Apa yang saya lakukan setelah lulus SMA," pikirnya kala itu.

Masa lalu, selepas masa SMA, kehidupan berbalik 180% menjadi seorang pemalas bahkan membuat ibunya bersedih hati. Dia pecandu, gemar bermain game online. Membuat biaya internet sampai melonjak Rp.1,3 juta. Dia bermain dari bangun tidur sampai tidur lagi setiap hari.

Apa yang harus ibunya lakukan, dia mencoba menegur tapi bukan perkara mudah.

"Aku bisa mencari uang sendiri" Habibie menjawab ibunya. Ide tentang kursus internet marketing pun muncul di benak ibu Endang.

Sekarang, Habibie Afsyah bahkan didaulat oleh gurunya sendiri, Suwandi Chow, menjadi pembicara bisnis online di Eprofitmatrix. Inilah pertama kali Habibie mendapat kesempatan memberi kita semangat. Semenjak itu pula, dia menjadi pembicara di kampus, koran, tabloid atau majalah.

Sukses bisnis online, ia menjadi pembicara di Metro TV. Ia aktif bersama ibu menghapus diskriminasi orang- difable di Jakarta. Habibie lantas menulis buku motivasi berjudul "Kelemahanku adalah Kekuatanku untuk Sukses". Ia disana bercerita menganai hidupnya hingga mendapatkan penghasilan Rp.10- 15 juta per- bulan.

Artikel Terbaru Kami