Kamis, 26 September 2013

Buku Marketing Best Seller Rahasia Bisnis Internet

Pengusaha Muda Stanly Tang



Modal internet marketing, Stanly Tang, akhirnya tertarik akan sebuah buku, berjudul Rich Dad, Poor Dad ditulis oleh Robert Kiyosaki. Itu memberinya pemikiran berbeda tentang internet marketing. Dia hanyalah bocah 16 tahun, seorang pelajar, penulis, dan wiraswasta. Mulai tertarik dunia tulis- menulis, bahkan sebelum buku best sallernya muncul di Amazon.

Idenya datang bulan Juli 2007 lalu, sebuah ide menulis buku seperti Robert Kiyosaki. Dia memiliki ide tentang bagaimana mengadakan serangkaian interview, yang kemudian diberinya judul "Rahasia Sukses dari Para Entrepreneur Internet". Mereka yang akan diwawancarai oleh Stanly, adalah mereka sosok pengusaha online, yang telah memiliki jutaan dollar di kantung serta memiliki jutaan penggemar setia.

Mereka nanti akan bercerita cara memulai, menguasai pasarnya, serta beberapa cara menaikan level dari penjualan.

Untuk interview pertama dimulai pada bulan Oktober 2007

Akhirnya, Stanly berhasil mengumpulkan materi setelah 15 bulan perjuangan panjang. Kala itu ia masih lah bocah 14 tahun berjuang menaklukan wawancara 14 orang pengusaha sukses di internet. Alasan dia memilih mereka karena merasa terinspirasi dan ingin memotivasi diri sekaligus memotivasi orang lain. Bagian terbaik, dia berhasil mewawancarai 14 orang terkenal ini -sekaligus berkenalan langsung.

Nama- nama itu antara lain Yanik Silver,Willie Crawford, Rob Cowie, yang diwawancarai melalui telephon. Lantas, ketika buku berjudul eMillion: Behind the Scenes Stories of 14 Successful Internet Millionaire sudah resmi diluncurkan, pada December 2008, berubah menjadi kejutan karena jadi best- seller di situs Amazon. Di umur 14 tahun, Stanly resmi menyandang gelar the youngest best- selling author.

Disusul kejutan lain, bisnis online pribadinya Stanleytang.com dan Theuniversitykid.com, dijualnya seharga 6 digit angka.

Stanly mendapatkan royalti dari bukunya sebuah angka cukup menggiurkan. Dia sendiri mengaku tidak lah memiliki kemampuan khusus dalam hal menulis proposal. Jadi, dia memilih menulis ribuan email ke banyak pengusaha. Proposal berisi bagaimana bisnis bekerja, proyek macam apa, dan apa yang mereka dapatkan (ini merupakan hal terpenting).

Jelas banyak emailnya tidak terbalas bahkan ditolak langsung. Tetapi, dia terkejut bahwa ada juga pengusaha mau mengatakan "Iya". Mereka yang setuju melakukan wawancara antara lain Mark Joyner, Yanik Silver, Rob Cowie. Stenly memang keras kepala selain bekerja kerja keras, khususnya untuk seorang Yanik Silver. Interviewnya bahkan membutuhkan waktu lima bulan dimulai sejak Oktober 2007.

Kala itu, Yanik membalas bahwa dia tengah sibuk, tetapi tidak menolak kegiatan interview itu sama sekali. Dia menulis email ke dua pada November tetapi sekali lagi dengan alasan sama. Stanly lantas menulis surat ke tiga pada bulan Februari 2008 -an. Hingga akhirnya, ia berhasil melakukan wawancara di bulan Maret di 2008.

Menulis buku best seller


Dia percaya bahwa setiap orang memiliki ceritanya hingga mampu menghasilkan sesuatu berbeda. Kita cukup harus mampu mengetahui market, mengantisipasi, serta cara mendidik pasar. Ini juga termasuk bukunya berupa produk digital. Hingga dia harus siap untuk review, muncul di blog, dan interview balik.

Ia mendapatkan royalti $3 tiap buku terjual dari royalti 20%. Bukunya dijual seharga $19,95 yang berbentuk produk digital. Jika buku tersebut kemudian dicetak maka akan menghasilkan setidaknya $67 per- buku atau lebih besar dua kali lipat. Tetapi, baginya buku bukanlah tentang berapa besar uangnya, yang didapat dari penjualan buku digital dirasa cukup.

Mungkin pihak Amazon menghasilkan lebih banyak uang darinya; itu bukanlah masalah. Sekali lagi ini bukan karena uang, tetapi kepuasan tersendiri untuk memotivasi diri. Dia ingat betul kata David Hancock, pendiri Morgan James Publisher, bercerita kepada Stanly, bahwa "Seorang entrepreneur penulis tau bahwa mereka menghasilkan uang bukan dari bagaimana buku tersebut bagi penulisnya- bukan dari royalti yang didapat."

Contohnya ya buku Stanly memberikan ruang baginya menjadi ahli dibidang itu dan memposisikan dirinya sebagai ahli dalam hal itu. Itu terbukti memberikan efek balik kepada si penulis melalui cara berbeda dan mungkin bisnis berbeda. Dia bisa saja menghasilkan $99 sampai $199, caranya yaitu merubah interview audio ke video.

Meski buku hardcover bisa berarti kredibilitas hingga mendapatkan lebih banyak perhatian. Dirinya tidak lah bergeming, ketika baru lulus sekolah, dia cukup menjual blognya Stanlytang.com dan Theuniveristykid.com untuk bersekolah di Harvard.

Ia malah menjual ide- ide bisnis yang dibagikannya secara gratis. Dia menjelaskan apa itu sistem affiliating serta model join venture. Affiliate marketing sendiri berarti melalui sejumlah orang memasarkan produknya modal komisi. Untuk join venture, dia contohkan bekerja sama dengan 14 entrepreneur di bukunya. Mereka adalah pengusaha online berhasil dan memiliki banyak fans.

Jadi, mereka membantu penjualan buku dimana mereka dipromosikan; win- win solution.

"Saya berpikir media juga memberikan efek besar. Saya muncul di halaman pertama sebuah koran terbesar kedua di Hong Kong. Itu menarik banyak sekali pencarian. Saya merasa saya mendapatkan 15.000 pengunjung ke blog saya di 24 jam setelahnya, Stanleytang.com. Itu membuat situs crash untuk hari dimana saya muncul di media," jelasnya.

Meski secara keuntungannya sedikit cuma dari royalti Amazon; nama Stanly malah tenar dari sana. Sekarang setiap orang sudah bisa membeli langsung lewat situs www.emillionsbook.com, tanpa melalui Amazon. Itu berkat efek publisitas mendunia, semua orang masih akan terus mencari seperti apa bukunya. Karena itulah Stanly juga mempersiapkan bonus berupa pembelian paket istimewa berbonus audio.

Buku ini memiliki 130.000 kata bahkan 80.000; mudah buat dibaca. Ditambah menambahkan one- time- offer interview tanpa editan (diluar buku dijual umum di Amazon). Bonus lain, ada audio menampilkan wawancara asli tanpa editan via telephon. Interview dilakukan selama jam 8 malam hingga 2 pagi dan masih harus sekolah setelah wawancara.

Tenang kita tidak harus membaca bukunya tetapi bisa mendownload dari iPhone. Meski menjual produk tak tercetak, Stanly masih mengguncang dunia hingga sampai sekarang. Bahkan mungkin bukunya masih mampu terjual kembali hingga ratusan ribu. Jadi apa yang kamu dapat dari jualan di Amazon bukan lah masalah. Ia sudah kaya tanpa harus lewat publisher resmi.

Artikel Terbaru Kami